Katakanlah bagaimana oh sayang
Isi hatimu padaku
Katakanlah bagaimana oh kasih
oo bagaimana
Sudah aku sudah bilang
Getaran yang kurasa
Sudah aku sudah kata
Semua yang kudamba
Menunggu memang kesal juga
Resah menanti jawabannya
Apa yang ada dihatinya, dihatinya
Bagaimana kata hatinya
Bagaimanakah jawabannya
Mau apa dilakukannya
Bagaimana kujadi resah
Sampai kapan kuharus tunggu
Bagaimana oh bagaimana
Selintas asa lalu
Kuterpana pertama jumpa
Sekilas pesonamu
Kuterbawa sejuta rasa
Ada tanya
Kala saat
Mata kita bertatapan
Oh inikah cinta
Kau tersenyum
Saat malu
Lalu kusampaikan salam
Cintaku padamu
Di saat kusendiri
Saat kucoba melupakan
Semakin tak kuasa
Tuk ingkari kau di hatiku
Ada tanya
Kala saat
mata kita bertatapan
Oh inikah cinta
Kau tersenyum
Saat malu
Lalu kusampaikan salam
Cintaku padamu
Bawalah aku bersama
Bukankah kau tahu
Hanya kamu dicinta…
Tulusnya cintamu
Seputih hatimu
Tiada kasih yang seindah kasihmu
Maafkan ananda yang kadang bermanja
Kucari belaian terindah
Sampai ke pelosok negeri
Hanya satu yang takkan teringkari
Ternyata kasihmu terindah untukku
Disaat fitri di saat-saat suci ini
Kumemohon maaf dengan segala sesalku
Kubersyukur atas belaian kasihmu Ibu
Cintamu seindah melati
Bilakah dia tahu
Apa yang t’lah terjadi
Semenjak hari itu
Hati ini miliknya
Mungkinkah dia jatuh hati
Seperti apa yang ku rasa
Mungkinkah dia jatuh cinta
Seperti apa yang ku damba
Bilakah dia mengerti
Apa yang t’lah terjadi
Hasratku tak tertahan
Tuk dapatkan dirinya
Mungkinkah dia jatuh hati
Seperti apa yang ku rasa
Mungkin kah dia jatuh cinta
Seperti apa yang ku damba
Tuhan yakinkan dia
Tuk jatuh cinta
Hanya untukku
Andai dia tahu…
Tak ada
Yang harus kita sesali
Semua indah
Yang pernah kita alami
Meskipun terbatas
Dan tak mungkin
Terikat janji abadi
Aku dirimu dirinya
Tak akan pernah mengerti
Tentang suratan
Aku dirimu dirinya
Tak resah bila sadari
Cinta takkan salah
Andai waktu bisa kita putar kembali
Jalinan cerita mungkin tak begini
Meskipun terbatas
Saling pandang
Dan tak akan lebih lagi