Daun Gugur

Daun gugur….
Terbayang dan melayang
Jiwa haru….
Trebayang seorang
Berkejaran…..kenangan berkesan
Airmata dan suka
Hadir merebut makna
Daun gugur….
Terbang dan melayang,
Mendesau angin gulana,
Masih ingin hati tetap bersama
Bercanda tawa menggema
Merajut mimpi dan rasa
Kini saat itu….sirna
Daun gugur….
Melayang dan hilang
Jiwa haru….

Dara

Dara,
deru hati untukmu menggelora
Oh dara, daku menggeletar tak biasa

Bulan penuh terang
Bintang pun cemerlang
sejak daku terhanyut kepadamu
Larik di puisi
tersusun tuk memujamu
Dengar nada syahdu seluruh kalbu

Dara,
deru hati untukmu menggelora
Oh dara, daku menggeletar tak s’perti biasa

Dara,
garis wajahmu harmoni tercipta
Oh dara, rebah aku dimabuk pesona

Desiran asmara di malam romansa
sampaikan salam rinduku kepadamu
Asa yang berbunga
di pucuk tumbuhan rasa
bisik lewat angin, kau mesti kusanding

Cinta Putih

Mari kita jaga sebentuk cinta putih yang telah terbina
Sepenuhnya terjalin pengertian antara engkau dan aku
Masihlah panjang jalan hidup mesti ditempuh
S’moga tak lekang oleh waktu

Cukup bagiku hadirmu
Membawa cinta selalu
Lewat warna sikap kasihku
Kau ungkap tlah terjawab

Jika kau bertanya sejauh mana cinta membuat bahagia
Sepenuhnya t’rimalah apa adanya dua beda menyatu
Saling mengisi tanpa pernah mengekang diri
Jadikan percaya yang utama

Bukan Semata

Risau dalam percaya
Jiwa teguh
Bagai sang burung kecil
Coba terbang
Di tengah semua prasangka
Mereka memandang
Tak satu yang setuju
Izinkan aku berseru

Bukan semata caramu
Yang tepat bagiku
Tetapi biarlah kupilih sendiri
Panggilan (’tuk) hidupku

Benar ataupun salah kupastikan
Memang itu langkahku tanpa ragu
Bukankah setiap insan
Berhak tuk berlaku
Menurut kata hati
Sadari jiwa merdeka

Terkadang kujatuh lelah
Dilanda aral
Gelombang menyerang badaipun menerjang
Galau daku menggapai asa

Buka Mata

Sepanjang kau janji ‘tuk setia
Takkan goyah pendirianmu
Berbekal percaya kau mampu bertahan
Di tengah gejolak hasrat mudamu

Karena kilaunya nafsu dunia
Mampu merubah semua dalam sekejap
Tegarnya karang besarnya harapan
Tersapu gelombang yang menghadang

Segera buka mata, pasang telinga
Coba ‘tuk waspada dan jangan terlena
Bertebaran bujuk rayuan
Manis wajah menyimpan angkara
Segera langkah muka tanpa tertunda
Pandang ke tujuanmu kita kesana
Segala takut itu buang
Dengan berani engkau ‘kan menang

Terkadang alpa diri hasrat ingin berhenti
Begitu lelah dan penat di sekujur jiwamu
Namun menjelang suka akan tiba saatnya
Tuai buah bernas cita cita melimpah

Categories

Archives

Recent Lyrics

Meta